Orang desa menyebut hewan piaraan sebagai “rojo koyo”. Sebutan ini bermakna sebagai harta yang hidup. Jenisnya bermacam-macam, umumnya ayam, bebek, atau kelinci. Untuk ukuran rojo koyo yang agak mahal antara lain kambing atau sapi. Hewan piaraan ini kadangkala mendapat tempat istimewa. Hidup berdampingan bersama penghuninya. Kandang mereka seringkali berada di dalam rumah. Menimbulkan bau tak sedap, bau aroma terapi, berupa tahi dan kencing kambing atau sapi.

Di Desa Plumbon, tak banyak yang memelihara sapi. Sebagian kecil memelihara kambing, dan sebagian besar memelihara ayam. Ayam menjadi hewan favorit, karena harganya yang relatif murah, dan mampu bertelur sepanjang masa.

ayam 4
Diskriminasi: ayam negeri dalam kandang, ayam kampung di luar kandang. (Photographer: Imastari Wulansuci)
ayam 3
Ini jenis sapi Brahman Cross, asal australia. (Photographer: Imastari Wulansuci)
ayam 1
Ini adalah jenis ayam negeri. Biasanya diambil dagingnya. (Photographer: Imastari Wulansuci)
Advertisements