Makam ini terletak di atas bukit yang dikelilingi sawah. Berada persis di sisi sebelah kanan ┬ájalan raya yang menghubungkan antara Solo-Tawangmangu. Pemandangan dari atas makan sangat indah. Makam desa ini tak kalah indah dengan makam elit orang-orang Jakarta yang mereka namai “San Diego Hill.” Makam Desa Plumbon ini benar-benar berada di atas bukit yang indah.

Mengunjungi makam orang tua dan para leluhur merupakan cara mempertahankan tali silaturhami kepada mereka yang telah berpulang menghadap Sang Khalik. Ritual ini sekaligus dipakai untuk mengingat mati, bahwa suatu saat, setiap manusia akan mati, dan mempertanggungjawabkan seluruh perbuatan semasa hidup di dunia.

makam 1
Ziarah kubur juga dapat dijadikan ajang silaturahmi antar peziarah. (Photographer: Hartono Rakiman)
makam 4
Di latar belakang makam, terlihat Museum Atsiri, yang menjadi salah satu destinasi wisata baru di Desa Plumbon. (Photographer: Imastari Wulansuci).
makam 1
Jika Anda beruntung, Anda dapat menjumpai bunga liar yang indah semacam ini di sepanjang jalan menuju makam. (Photographer: Imastari Wulansuci)
Advertisements